Gen Z Susah Beli Rumah, Benarkah?
Nita Fitriani


Punya rumah sendiri masih menjadi impian banyak anak muda. Namun, bagi Gen Z, mewujudkannya bukan keputusan sederhana. Harga rumah, pendapatan, kebutuhan sehari-hari, hingga gaya hidup menjadi pertimbangan yang harus dihitung matang. Tidak heran jika muncul anggapan bahwa Gen Z susah beli rumah dan akhirnya lebih memilih menyewa atau tinggal bersama orang tua.
Tapi, benarkah memiliki rumah sudah semakin sulit dijangkau generasi muda?
Kenapa Beli Rumah Terasa Semakin Berat?
Salah satu tantangan terbesar tentu soal kemampuan finansial. Di tengah harga properti yang terus bergerak, banyak anak muda masih berada pada tahap awal karier dengan pendapatan yang terbatas. Pada saat yang sama, penghasilan juga harus dibagi untuk kebutuhan sehari-hari, transportasi, tabungan, hingga kebutuhan lainnya.
Kondisi tersebut membuat membeli rumah membutuhkan perencanaan yang lebih panjang. Bukan berarti Gen Z tidak ingin punya rumah, tetapi keputusan membeli properti perlu disesuaikan dengan kemampuan finansial mereka.
Bukan Tidak Mau, Gen Z Lebih Banyak Pertimbangan
Bagi generasi sebelumnya, memiliki rumah besar mungkin menjadi salah satu simbol keberhasilan. Namun, kebutuhan hunian generasi muda kini semakin beragam. Lokasi strategis, akses menuju tempat kerja atau kampus, ruang yang fungsional, hingga biaya cicilan menjadi pertimbangan penting.
Karena itu, rumah pertama tidak harus langsung besar. Hunian dengan desain minimalis dan ruang multifungsi justru dapat menjadi pilihan yang lebih realistis. Ruang dapat disesuaikan dengan kebutuhan saat ini, sementara rumah masih memiliki peluang untuk dikembangkan ketika kebutuhan keluarga berubah.
Seperti Apa Rumah Pertama yang Lebih Realistis untuk Gen Z?
Daripada hanya mengikuti tren desain, ada beberapa hal yang bisa dipertimbangkan Gen Z ketika mencari rumah pertama: harga yang sesuai kemampuan, cicilan yang dapat direncanakan, lokasi strategis, serta desain yang fungsional.
Konsep rumah tumbuh juga menarik karena memungkinkan pemilik memulai dari hunian yang lebih sederhana, kemudian mengembangkannya secara bertahap. Artinya, tantangannya bukan hanya tentang “mampu atau tidak mampu membeli rumah”, tetapi juga menemukan hunian yang sesuai dengan kondisi finansial dan kebutuhan saat ini.
Mulai dari Rumah yang Sesuai Kemampuan
Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah Perumahan Tarumanagara Jatinangor.
Dengan cicilan mulai Rp2 jutaan, Tarumanagara menawarkan rumah 2 kamar tidur dengan luas tanah 60 m² dan bangunan sekitar 34 m². Lokasinya berada di kawasan Jatinangor, dekat kampus UNPAD, ITB Kampus Jatinangor, IPDN, serta memiliki akses menuju Tol Cisumdawu.
Jadi, apakah Gen Z susah beli rumah?
Tantangannya memang ada. Namun, daripada menunggu sampai merasa mampu membeli rumah yang “sempurna”, langkah pertama bisa dimulai dengan mencari hunian yang sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial saat ini.
Masih berpikir Gen Z susah punya rumah? Mulai dulu dengan cari rumah yang sesuai kemampuanmu.
Unit Tarumanagara Jatinangor semakin terbatas!
Jadwalkan survei sekarang dan temukan rumah pertamamu.
📲 +62 821-1600-0100
Instagram: @tarumanagarajatinangor
© 2025. Enclave All rights reserved. PT. TRIMITRA MEKAR MANDIRI
Address
Jl. Ahmad Yani No. 332, Kota Bandung, Jawa Barat, 40271
Contact
+62 821-1600-0100
info@nagaraproperti.com
Projects
Tarumanagara - Jatinangor
Senopati - Banjaran
V Residence - Baleendah
